Alya (penulis narasi) dan Naya (vokalis-gitaris) membangun proyek kolaboratif “Ambang” perpaduan musik dan kata menuju festival sekolah, di tengah rumor, benturan jadwal beasiswa, dan ritme baru bersama Dika (kamera), Rani (desain), serta Riko (teknis). Dari “bar enam belas” yang jadi isyarat rahasia hingga panggung kafe Jalan Selatan dan program Koridor Bernapas, mereka belajar menguku…
Kisah ini menyoroti persahabatan erat antara Rara, Dina, dan Leo yang harus menghadapi badai masa lalu. Kehidupan mereka yang tenang tiba-tiba terusik dengan kembalinya Andi, seorang teman lama yang membawa rahasia kelam. Terungkap bahwa Andi adalah dalang di balik kehancuran mimpi melukis Dina tiga tahun lalu karena rasa cemburu. Konflik ini menguji persahabatan mereka, memaksa Rara menjadi je…
Di tengah hiruk pikuk kota besar, tiga remaja dengan kepribadian berbeda Naya yang pemalu, Gilang yang ceria, dan Raka yang bijak dipertemukan oleh takdir sederhana di masa SMA mereka. Dari pertemuan itu lahirlah persahabatan yang penuh warna: tawa, pertengkaran, rahasia, hingga rasa takut kehilangan. Seiring waktu, mereka belajar bahwa arti sahabat sejati bukanlah tentang selalu bersama, melai…
"Ketika Mimpi Menjadi Nyata" mengisahkan Alya, siswi 17 tahun yang bercita-cita menjadi penulis. Di tengah sekolah, kerja paruh waktu, dan kecemasan ibunya, ia menulis untuk lomba bertema “Suara yang Tidak Didengar”. Naskah sempat hilang, listrik padam, dan harapan goyah, namun dukungan sahabat Danu dan guru menguatkannya. Alya belajar bahwa keberanian adalah melangkah pelan dan konsisten. …
Di Jogja, Nara dan Aksa—dua perantau yang sama-sama mencari arah—bertemu di angkringan dan tanpa sengaja mengenal Tinta Wening, cairan magis yang mampu memperlihatkan kemungkinan pilihan hidup dengan tebusan kecil: melupakan hal-hal remeh. Dari meja belajar hingga studio sketsa, dari lorong Tamansari hingga kabut Kaliurang, mereka belajar bahwa garis takdir bukan sekadar ramalan di telapak …
Mata ke-13 mengisahkan Raka, seorang remaja yang tiba-tiba memiliki “mata ketigabelas” di pupil kanannya—kemampuan untuk melihat kabut kematian dan retakan dunia gaib yang mengintai di balik kehidupan. Anugerah itu perlahan berubah menjadi kutukan ketika ingatannya mulai tergerus setiap kali ia menatap terlalu lama, hingga ia hampir kehilangan dirinya sendiri. Bersama sahabatnya, Timo, da…